- DMR merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk pemeriksaan ujian berformat pilihan ganda dengan memanfaatkan document scanner. DMR terdiri atas 2 aplikasi yaitu, DMR Editor (untuk membuat LJK) dan DMR Extractor (untuk memproses LJK).
- OpScan merupakan scanner khusus yang menggunakan teknologi OMR (Optical Mark Recognition). Alat ini sebagai pembaca tanda-tanda yang terdapat dalam LJK. Hasil yang didapatkan dari scanner ini bisa menghasilkan tingkat akurasi yang sangat tinggi, dengan kemampuan membaca LJK sebanyak 1800-4500 lembar perjam. Artinya, alat ini dapat membaca dan memproses pembacaan LJK lebih kurang satu detik untuk tiap lembarnya.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/OCR
http://codena.co.id
http://mediascanter.co.id
3. OMR
Adalah alat piranti yang dapat membaca blok tulisan pensil dan mengubahnya menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh komputer. Piranti ini membaca masukan dengan bantuan refleksi optis, dengan mengenali ketebalan tulisan. Teknologi OMR ini terdapat dalam OpScan. Keuntungan OMR selain dalam hal memproses, juga dalam hal ketelitian karena terhindar dari kesalahan manusia dalam mengoreksi.
Sumber : Buku pengenalan Tekn. Informasi
4. MICR (Magnetic Ink Caharacter Recognition)
MICR merupakan metode yang dapat menyediakan pemrosesan informasi secara aman dan berkecepatan tinggi. MICR ini dipergunakan untuk membaca karakter-karakter khusus MICR yang dicetak dengan tinta khusus juga. Tinta ini nantinya akan dimagnetisasi oleh piranti MICR, sehingga informasi magnetisnya dapat dibaca dan diterjemahkan menjadi sinyal digital.
Sumber : Buku Pengenalan Tekn. Informasi
5. RFID (Radio Frequncy Identification Device)
RFID adalah piranti yang memanfaatkan gelombang frekuensi radio untuk mengirimkan data dari sesuatu yang ditempeli RFID tersebut kepiranti pelacak RFID. RFID dapat memantau sesuatu dengan radius yang bervariasi tergantung pada kekuatan pemancarnya.
RFID ini biasa digunakan untuk melacak kereta api dan penarikan bayaran otomatis pada jalan tol dengan frekuensi tinggi, biasa bekerja pada frekuensi 850 MHz sampai 950 MHz, dan 2,4 GHz s.d 2,5 GHz. Sistem ini memiliki daya jangkau pelacak yang lebih jauh dan kecepatan baca juga lebih tinggi, tetapi harga lebih mahal. Itu beberapa contohnya.
Sumber : Buku Pengenalan Tekn. Informasi
6. ASR (Automatic Speech Recognition)
Sistem ASR dapat mengenali masukan berupa kata-kata dalam kalimat. Sistem ini memiliki :
a. fitur penganalisis
b. pengklasifikasi pola
c. pemrosesan bahasa
Ada beberapa jenis ASR, yaitu :
- Discrete ASR
-Continuous ASR
- Speaker-Independent ASR
- Speaker-Dependent ASR
Sumber : Buku Pengenalan Tekn. Informasi
7. CCD (Charge Couple Device)
CCD merupakan teknologi utama untuk digital imaging, CCD adalah suatu alat pencitraan untuk mengkonversikan cahaya menjadi arus elektrik yang proporsional (analog). Ada 2 jenis macam CCD, yaitu :
- alat pengcopy digital
- scanner graphic arts
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Color_Graphics_Adapter
8. CGA, EGA, VGA, XGA, SXGA, UXGA
· - CGA (Color Graphic Adapter) adalah Monitor yg memiliki 4 warna dengan resolusi 320 x 200 piksel
· - EGA (Enhanched Graphic Adapter) adalah Monitor yg memiliki 16 warna dengan resolusi 640 x 350 piksel
· - VGA (Video Graphic Adapter)
· - XGA (Exteneded Graphic Array) adalah Monitor yg memiliki 65.536 warna dengan resolusi 1024 x 768 piksel
- SXGA (Super Extended Graphic Array) adalah Monitor yg memiliki resolusi 1280 x 1024 piksel
· - UXGA (Ultra Extended Graphic Array) adalah Monitor yg memiliki resolusi 1600 x 1200 piksel
Sumber : Buku PTI
9. Omnidirectional, Unidirectional, Noise Canceling, Echo Canceling
- Dalam komunikasi radio, ominidirectional adalah antena yang meradiasikan daya gelombang radio secara seragam disemua arah dalam satu pesawat, antena ominidirectional secara luas digunakan untuk antena radio penyiaran, dan perangkat mobile yang menggunakan radio seperti ponsel, radio, walkie-talkie, jaringan komputer nirkabel, telepon tanpa kabel (HP), GPS serta untuk BTS yang berkomunikasi dengan radio mobile, seperti sebagai polisi dan komunikasi dalam pesawat meraka sering menggunaka teknologi ini sebagai media komunikasi.
- Passive Matrix adalah suatu teknologi monitor yang diterapkan pada LCD colour. Kelemahan dari passive matrix ialah, monitor harus dilihat secara tegak lurus, jika dilihat dari sudut menyamping tulisan tidak akan terlihat.
- Active Matrix merupakan suatu teknologi monitor yang menggunakan teknologi TFT (Thin Film Transistor). Hasil warna yang diperoleh sebagus CRT, namun teknologinya mahal. Active matrix memiliki transistor yang memancarkan cahaya sendiri pada masing-masing piksel, warnanya lebih cerah dan dapat dilihat dari semua arah. Karena menggunakan banyak transistor, pemakaian daya semakin tinggi dan kemungkinan kerusakan pada piksel semakin besar.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Passive_matrix
www.howstuffworks.com
12. PRINTER Dot matrix, Bubble jet, Deskjet, Impact, Ink-jet, Laser
- Dot matrix adalah jenis printer komputer dengan kepala cetak yang berjalan bolak-balik, bergerak naik dan turun. Printer ini teknologi rsolusi cetak nya masih sangat rendah, serta kualitas gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan dan mempunyai 1 warna yaitu warna hitam.
- Bubble jet adalah brand milik canon, printer ini memiliki kecepatan cetak mencapai 22ppm (paper per menit) untuk monochrome dan 14ppm untuk warna. Kemampuan cetaknya mencapai 4.800x1.200 dpi (dot per inchi) yang merupakan mutu gambaran yang dicetak diatas kertas dan ukuran kertas mencapai A3+. Printer bubble jet bekerja mencetak tulisan dengan cara memasukkan satu demi satu titik tinta cair kearah tulisan/gambar. Kelebihan dari printer ini adalah hasil cetaknya lebih detail lembut karena resolusinya tinggi. Tapi harga cartridge beserta tintanya yang asli sangat mahal.
- Deskjet adalah nama merek printer inkjet yang diproduksi oleh Hawlett Packard Company. HP mengembangkan teknologi inkject termal pada tahun 1979 dan dikeluarkan pada tahun 1984 thinkjet mereka.
- Impact, printer jenis ini sering juga disebut hammer, karena percetakan dilakukan dengan memukulkan sekelompok pin (jarum) ke pita tinta.
Letak pin-pin ini sangat berdekatan sehingga membuat tampilan huruf relatif tidak terputus. Jumlah pin yang ada berkisar antara 9 hingga 24 pin. Semakin banyak jumlah pin, maka hasil cetakan akan lebih halus. yang termasuk dalam printer impact adalah: dot matrix, daisy wheel, dan line printer.
- Ink-jet Printer ink-jet adalah printer yang memberikan cetakan dengan cara menyemprotkan titik-titik tinta yang bermuatan listrik ke kertas cetakan. Printer ini dapat digunakan untuk menghasilkan cetakan berwarna maupun cetakan hitam putih. harga printer ini lebih murah dibandingkan printer laser, tp kualitas dan kecepatan pencetakannya lebih rendah dibandingkan printer laser.
Printer Ink-jet dapat digunakan untuk mencetak pada kertas biasa atau pada plastik khusus yang digunakan untuk bahan presentasi. Tinta yang dipergunakan pada Ink-jet relatif mudah larut pada air, terutama tinta refill yang dapat digunakan untuk mengisi ulang catridge printer Ink-jet. Oleh karena itu, pemakai harus berhati-hati agar cetakan Ink-jet tidak terkena air.
- Laser, printer laser merupakan jenis printer yang harganya relatif mahal, tetapi dapat memberikan hasil cetakan yang terbagus dan kecepatan cetaknya pun tinggi, dapat mencetak teks dan gambar.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Dot_matrix_printer
http://www.wordpress.com
http://en.wikipedia.org/wiki/HP_Deskjet
Buku Pengenalan Tekn.Informasi
13. MONITOR LCD, EL, Plasma, CRT
- Liquid Crystal Display (LCD) merupakan display panel datar, elektronik visual yang menampilkan, tampilan video yang menggunakan modulasi sifat cahaya kristal cair (LC). LC tidak memancarkan cahaya secara langsung.
LCD berwarna menggunakan dua jenis teknik untuk menghasilkan warna, yaitu passive matrix dan active matrix.
- EL (Electroluminescent) mengandung bahan yang bercahaya yang dialiri arus listrik. Sebuah piksel terbentuk pada layar saat arus listrik dikirim keperpotongan baris dan kolom yang sesuai.
- Plasma (atau lengkapnya monitor plasma gas) monitor yang menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya. Teknologi pada monitor ini kini diterapkan pada televisi datar berlayar lebar.
- CRT (Cathode Ray Tube)
Monitor CRT memiliki layar yang terbuat dari tabung hampa, sama seperti pada pesawat televisi. Hal ini membuat monitor CRT memiliki ukuran relatif besar dibandingkan monitor LCD.
Sumber : Buku Pengenalan Tekn.Informasi